Deadrising 3
Dead Rising 3 - Include DLC Untold Stories Eps.1 - 4 (7 DVD).
Game sudah termasuk DLC Untold Stories.
Episode 1 sampai Episode 4.
Game sudah termasuk DLC Untold Stories.
Episode 1 sampai Episode 4.
Berikut Review Game nya
Untuk beberapa gamer, atau bahkan untuk
kebanyakan gamer, aksi brutal sama dengan fun, apalagi jika kita tidak
perlu memikirkan konsekuensi moral dan bebas membabi buta. Sepertinya
hal inilah yang membuat game action yang melibatkan zombie naik daun dan
digemari banyak orang. Dan salah satunya adalah Dead Rising 3 yang
memeriahkan peluncuran Xbox One tahun lalu, yang tanpa berbasa-basi
menyajikan gameplay action yang intens, brutal, simple, dan pastinya
mengasyikkan.
Glorious Chaos is not PrettyHal pertama yang harus kamu ketahui, Dead Rising 3 bukan untuk gamer yang mencari-cari grafik yang mulus. Walaupun tidak jelek, tampilan game bertemakan zombie yang satu ini hanya setara resolusi 720p. Dan meski masih menampilkan efek-efek visual dan animasi tambahan sebagai pemanis, fokus game ini adalah pada gameplay. Yep, tidak ada yang lebih memuaskan dan efektif sebagai penghilang stres selain melampiaskannya pada kerumunan zombie digital, dengan begitu banyak senjata dan begitu banyak cara membunuh zombie sesukamu. Dan tenang saja, kamu tidak akan kehabisan zombie untuk dihabisi karena salah satu kelebihan yang membuat Dead Rising 3 begitu fun dan intens adalah jumlah: ratusan zombie dalam satu layar siap menjadi korbanmu!! Dan lebih hebatnya lagi, ada cukup banyak variasi tampilan zombie sehingga kamu tidak akan merasa terus-menerus melawan zombie yang sama.
Most Enjoyable War Against Zombies
Combat dalam DR3 cukup sederhana, dengan pilihan serangan Light Attack atau Heavy Attack. Tapi yang membuatnya menarik adalah animasi yang bervariasi dari setiap gerakan dalam combat, serta efek yang berbeda-beda untuk setiap senjata. Dan asal tahu saja, ada lebih dari 300 alat atau benda yang bisa dijadikan senjata di sini. 300 men!! Hajar dengan tangan kosong, tangkap satu lalu banting dengan kejam, hantam dengan palu godam, lubangi dengan senapan mesin, bakar, ledakkan, atau bahkan lempar dengan batu. Oh, dan jangan lupa, kamu juga bisa menaiki beragam jenis kendaraan. Dari mobil keluarga yang biasa kamu lihat di jalan raya sehari-hari, sampai buldoser bertaring yang dilengkapi sepasang flamethrower.
Agar pemain selalu tertantang dan tidak cepat bosan dengan senjata yang itu-itu saja, senjata memiliki batas penggunaan. Setelah beberapa kali digunakan, sebuah senjata dapat hancur atau kehabisan amunisi, sehingga kamu dipaksa untuk terus mencari senjata baru. Atau mungkin kamu bosan dengan senjata normal yang biasa-biasa saja? Carilah resep weapon crafting dan buatlah senjata sendiri!! Menariknya lagi, resep senjata ini semakin lama akan semakin konyol dan semakin menggila, sehingga nantinya kamu bisa membuat senjata laser dari sebuah microwave, boneka Teddy Bear dengan senapan mesin yang bisa menjadi turret, sehingga membuat lightsaber ala Star Wars dari sebuah senter. Fitur weapon crafting ini juga menjadi suatu kelebihan berkat rasa puas yang lebih terasa saat menemukan resep senjata dibandingkan dengan game lain, di mana umumnya collectibles tidaklah berarti dan tidak bermanfaat apa-apa selain sebagai suatu achievement.
A Stage for ComedyMeskipun berfokus pada Action, DR3 bukanlah tanpa cerita. Gamer akan memainkan karakter Nick Ramos yang tampaknya penuh dengan konflik internal di balik usahanya untuk bertahan hidup di dunia penuh zombie ini. Bagaimana tidak; di satu adegan Nick bisa bersedih dan menyesal karena terpaksa mengambil nyawa seseorang, tapi semenit setelahnya dia siap beraksi menggunakan senjata custom dari pembersih taman dan mainan, serta mengenakan topi dan kostum yang konyol. Jelas saja, Dead Rising 3 bukanlah game dengan cerita atau plot yang serius. Game yang luar biasa fun ini adalah sebuah parodi di mana tujuan utama gamer adalah bersenang-senang. Maka jangan heran jika semakin jauh ke dalam game-nya ataupun dalam mode multiplayer, kamu bisa menemukan berbagai kostum lucu dan konyol. Tapi di luar itu semua, DR ketiga ini menyajikan cerita zombie yang klise.
Kali ini gamer tidak perlu pusing soal karakter NPC yang menjadi companion-mu. Jika kamu sedang tidak ingin membasmi zombie, companion juga hanya akan mengikuti karaktermu dan tidak akan tertinggal. Jika kamu menginginkan adegan "pertempuran" yang epik, maka berikan mereka senjata paling aneh dan biarkan mereka bekerja. Untungnya, kali ini para NPC tidak akan berbalik menyerang jika gamer tidak sengaja memukul atau menembak mereka. Selain itu, karakter-karakter sampingan ini memiliki latarbelakang dan kepribadian masing-masing, sehingga ketika ditambah dengan beragam side-quest, dialog dan tingkah laku yang lucu, aksi dan petualanganmu di sepanjang cerita zombie apocalypse ini selalu terasa menarik dan bervariasi. Dan tenang saja, setiap karakter NPC di sini diperankan dengan cukup bagus dan meyakinkan. Di lain pihak, mungkin pada akhirnya kamu akan memutuskan untuk tidak membawa companion sama sekali karena sepertinya AI NPC di sini belum sempurna, di mana mereka akan sering menghalangi jalanmu, menghalangi pintu, menghalangimu mengambil item, bahkan menghalangimu dari zombie incaran.
Sebagai tambahan (yang sangat terlihat), Capcom juga berhasil menghadirkan dunia open-world yang menarik untuk dijelajahi, terdiri dari beragam lokasi yang interaktif dan ditampilkan secara detail, sehingga benar-benar terasa seperti dunia modern di tengah kekacauan.
Dead Rising 3 menyajikan dunia yang "hidup", diisi oleh cerita dan karakter yang menarik dalam nuansa yang komikal, dan tentu saja aksi yang intens dan mantap. Walaupun tidak memiliki tampilan yang "wah", namun fokusnya pada gameplay layak diacungi dua jempol dan menjadikannya game yang adiktif dan sangat fun. Penggemar action? Penggemar zombie? Dead Rising 3 wajib kamu mainkan!!
Publisher: Capcom
Developer: Capcom Game Studio Vancouver
Genre: Action
Platform: Xbox One

0 komentar:
Posting Komentar